Tadabbur itu Kunci Tauhid

Asiknya tadabbur itu, semua orang bisa melakukan. Ga kayak tafsir, penuh dengan persyaratan dan tetek bengek. Ribet banget.

Kita semua boleh tadabbur. Ga ada syarat, yang penting cuma 1, dalam hati ada niat ingin lebih mendekat pada Allah Swt. Itu aja. Simpel dan berpahala.


Tadabbur juga diperintahkan Allah. Perintahnya ada di surat An-Nisa ayat 82 dan surat Muhammad ayat 24. 


Nah kalo tafsir Al-Quran  justru ga ad perintahnya ๐Ÿ˜. Lha, beneran ini. G percaya?? Yewda, gugel aja dah. Cari dah itu perintah buat melakukan tafsir Al-Quran. Ampe Tom and Jerry baikan, ga akan ketemu. 


Jadi lebih penting tadabbur daripada tafsir. Jelas itu kan๐Ÿ˜ lebih mudah, simpel dan sederhana. 


Tadabbur bisa dilakukan dengan banyak cara. Ga terbatas caranya. Tiap orang boleh memilih cara paling pas dan enak buat dirinya. Kalo gue sendiri paling seneng tadabbur di tempat sepi, sendirian (kl berdua sama lawan jenis ujungnya bukan tadabbur๐Ÿ˜), sambil ngerokok+minum kopi, sama nulis dan denger musik. 


Mungkin ada yang terganggu dengan cara gue tadabbur. Masak menyerap kebaikan Al Quran sambil ngerokok, ngopi dan denger music...Islam macam apa itu..sesaaattt..kafir..munafik...fasik!!  Halal darahnya..bunuh segera...Allahu Akbar..bantai...๐Ÿ˜‚ ya memang itulah cara gue. Yang penting ga sambil ngejalanin dosa. Masalah musik dan rokok juga masih diperdebatkan..apakah halal atau haram. Dan lucu juga..yang bikin aturan halal dan haram itu Allah Swt, kenapa malah manusianya yang debat?? 


Sama aja dengan kepala sekolah yang berhak menentukan aturan sekolah...tapi yang ribut malah siswanya...anak OSIS bilang..bawa bedak ke sekolah haram....anak  Cherleader protes..bawa bedak g haram...selama tidak mengganggu jam sekolah...sementara siswa-siswa pada ribut..Kepala Sekolahnya mesen bubur ayam dan santai-santai sambil ngupil dan ketawa ngeliat tingkah siswanya.


Dalam hati dia ngomong gini.."apalah anak-anak itu, berasa mereka punya hak tentukan halal haram"


Okelah..balik lagi ke tema tadabbur. Jadi jelas yah..caranya bebas..selama ga dosa. Dan yang dimaksud di sini..dosa yang jelas-jelas dikatakan Allah Swt dalam Al Quran..bukan sekedar hasil pikiran manusia. 


Hasil dari tadabbur bisa sangat luas. Misalnya saja, ayat 3 al baqarah:

"(yaitu) mereka yang beriman kepada yang gaib..."


Bagaimana kita akan merefleksikan makna gaib...apa itu gaib? 


Gaib itu singkatnya sesuatu yang tidak dapat ditangkap pancaindra (mata, telinga, kulit, hidung, mulut). Apa aja itu? Ada yang bilang gaib itu ya jin, malaikat, akhirat. Oke..ini boleh juga. Tapi ada juga hal-hal gaib yang dilupakan.


Hari esok, masa depan..itu gaib. Konsep pikiran..itu abstrak juga. Ide, cita-cita, harapan, semua itu gaib. Jadi percaya dengan hal gaib bisa dimaknai bahwa -- sebagai manusia kita harus selalu mengakui bahwa ada hal-hal yang berada diluar perkiraan (masa depan itu misteri dan gaib). Karena kita sadar ada hal yang berada di luar kontrol, kita harus selalu siap menyambut apapun yang mungkin terjadi di masa depan.


Percaya hal gaib menjadi sumber semangat dalam menghadapi masa depan. Inilah tadabbur. 


Hasil baik dari tadabbur ditandai dengan tak adanya kesombongan dalam diri. Tadabbur menjadi buruk ketika dalam menjalankannya kita justru merasa lebih baik dan tinggi dari orang lain. Jangan sampai kita awali dengan tadabbur tetapi diakhiri takabur.


KEBEBASAN


Kebebasan merupakan unsur penting dari tadabbur. Ketidakterikatan dengan orang lain. Bebas merefleksikan Al Quran. Tak ada benar dan salah dalam tadabbur. Hanya ada satu ukuran, selama tadabbur menjauhkan kita dari kesombongan, maka tadabbur itu benar. Seluas apapun pemaknaan itu. 


Jangan takut untuk berinteraksi dengan Al Quran. Allah Swt menciptakan Al Quran untuk seluruh umat manusia. Ingat ya...untuk seluruh umat manusia...bukan hanya untuk orang muslim. Jadi semua orang boleh berinteraksi dengan Al Quran.


Perintah tadabbur dalam Al Quran juga ditujukan kepada seluruh umat manusia. Makanya jangan heran bila ada orang non muslim mengkaji Al Quran dan lalu mendapatkan temuan sains dan ilmu pengetahuan di dalamnya. Ada banyak sekali orang-orang seperti ini. 


https://techno.okezone.com/read/2019/02/15/56/2018598/daftar-5-penemuan-ilmiah-berdasarkan-alquran-apa-saja


Nah ini sebagian kecil diantaranya. Semua ilmuan itu mendapatkan ilmu dan inspirasi dari Al Quran lewat metode tadabur..bukan tafsir. Tadabbur adalah sumber ilmu umat manusia yang tak terbatas. Dan sangat disayangkan jika manusia-manusia muslim justru menjauhi tadabbur.


TADABBUR DAN IQRA


Tadabbur sebenarnya sebuah kegiatan "iqra" yang mendalam. Membaca ayat Al Quran dan mencoba merenungkannya dengan menyandingkan ilmu pengetahuan lain. Lihat saja para ilmuan besar yang barusan dibahas. Mereka memikirkan hasil penemuan dan dibandingkan dengan Al Quran. Setelah proses tersebut ternyata ditemukan inspirasi dalam Al Quran. Inspirasi dan ilham ini kemudian mengembangkan ilmu pengetahuan yang ujungnya memberikan kontribusi bagi kemajuan peradaban umat manusia.


Tadabbur dan iqra tak bisa dipisahkan. Dan saya yakin seyakin yakinnya...bahwa dua hal ini (tadabbur+iqra) memiliki pahala sangat besar. Besar pahalanya takkan terkira karena saat ini hanya sedikit umat muslim yang melakukan tadabbur..dan sangat sedikit pula yang membaca. Terlebih umat muslim yang menjalankan tadabbur dan iqra bersamaan...inilah golongan yang sangat elite dan spesial dalan tubuh umat.


Tadabbur dan iqra merupakan kunci membuka gudang ilmu. Semakin banyak ilmu yang kita pahami, akan semakin kuat tauhid kita. Sehingga bukan hal yang berlebihan ketika dikatakan bahwa tadabbur adalah kunci tauhid.


Comments

Popular posts from this blog

MENEMBUS TEMBOK GAIB

ILUSI KEBEBASAN

HAKIKAT ILMU