SENYUM DAN SAPA YG TULUS DAPAT MENCEGAH TERJADINYA KEJAHATAN



Bayangkan kita memiliki tetangga seorang perempuan muda usia belasan tahun yang sedang merana. Ia hamil di luar nikah. Keluarganya malu. Tetangga menggosipkan dirinya. Keluarga besar menganggapnya aib. Ia merasa kesepian, sendiri, tertekan, putus asa.


Terpikir bayangan ketakutan ketika bayinya lahir kelak. Sekolahnya terancam, keluarga akan semakin menekannya dan masyarakat memberikan cap anak haram. Itu belum termasuk bayangan akan sakitnya melahirkan.


Dalam putus asa mendalam, merasa dikucilkan, ia akhirnya berniat menggugurkan kandungannya, sendirian.


Namun, niatnya tiba-tiba berubah ketika bertemu anda yang dengan tulus memberikan senyum dan sapa. Perbincangan singkat yang terjadi saat itu menghilangkan rasa sendiri dan terkucil. Anda memberikan simpati kepadanya dan ikut bersedih dengan apa yang dialaminya. Pertemuan ini menyelamatkan nyawa cabang bayi.


Sekedar senyum dan sapa tulus yang anda lakukan ternyata mampu memberikan kekuatan untuk bertahan dan terus melangkah maju. 


Apakah anda tahu, berapa banyak pahala kebaikan yang akan Allah berikan hanya karena sebuah aksi kebaikan sederhana dan kecil seperti ini?


Senyum dan sapa anda menyelamatkan nyawa 2 orang manusia, sang gadis muda dan sang cabang bayi. Di Al Quran tertulis, menyelamatkan satu nyawa, sama dengan menyelamatkan nyawa seluruh manusia di bumi.


Sekali lagi saya tanya, terbayangkah besarnya pahala kebaikan yg akan anda terima dari Allah yang hanya bermodal senyum dan sapa tulus itu?


Manusia sejatinya terlahir fitrah, bersih dari kejahatan. Barulah ketika ia berinteraksi dengan lingkungan yang buruk, sisi jahatnya akan tumbuh. Kejahatan tumbuh dari kejahatan lain. Jika sebuah kebaikan kecil dapat menumbuhkan kebaikan lain, maka begitu pula kejahatan.


Gosip dan tekanan yang diberikan pada si gadis muda oleh masyarakat merupakan bentuk kejahatan yang kemudian melahirkan niat membunuh cabang bayi.


Kisah sederhana ini mengajarkan sebuah realitas kehidupan, betapa segala hal yang kita lakukan akan menumbuhkan benih yang sesuai. Kejahatan akan menumbuhkan kebencian, putus asa dan dendam. Sebaliknya, kebaikan akan menyebarluaskan kehangatan, persahabatan dan cinta.


Manakah yg akan anda pilih?


Comments

Popular posts from this blog

MENEMBUS TEMBOK GAIB

ILUSI KEBEBASAN

HAKIKAT ILMU